SUKADANA, SP - Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kabupaten Kayong Utara sempat terpaksa menghentikan operasionalnya. Penyebabnya, dana operasional SPPG yang menjadi tulang punggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum masuk ke Rekening Virtual Account (VA) pengelola dapur.
Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Kayong Utara, Adi Priyanto, membenarkan bahwa terdapat beberapa SPPG di Kabupaten Kayong Utara yang sempat menghentikan operasionalnya. Namun, ia tidak merinci jumlah SPPG yang terdampak.
Adi mengatakan, hingga Jumat (12/6) lalu, dana operasional melalui rekening VA telah masuk ke rekening pengelola dapur. Meski demikian, masih ada beberapa SPPG yang belum dapat kembali beroperasi karena membutuhkan waktu untuk membeli bahan baku dan melakukan persiapan.
"Udah masuk dananya, cuman memang masuknya agak siang jadi mereka tidak sempat belanja, jadi mereka jalan hari Senin (15/6)," ucapnya.
Menurut Adi, meskipun dana operasional telah diterima, tidak seluruh SPPG dapat langsung melayani penerima manfaat. Sebab kata dia, pengelola dapur masih memerlukan waktu untuk melakukan pengadaan bahan baku dan menyiapkan proses produksi makanan.(rl)